Padam listrik di tengah jam kerja tak dipungkiri menganggu, sebab Anda harus menghentikan aktivitas sementara waktu. Sayangnya, saat dikejar tenggat, Anda mau tak mau harus segera mencari sumber penerangan alternatif. Dalam situasi seperti ini, fungsi lampu emergency bakal sangat membantu Anda buat menyelamatkan situasi.

Lampu emergency dan cara kerjanya

Apa itu lampu emergency? Sebenarnya, Anda sudah sering melihat atau malah menggunakan sumber penerangan tersebut. Salah satu jenis lampu emergency atau lampu darurat yang kerap digunakan oleh masyarakat luas adalah senter. Ada pula flash pada smartphone yang biasanya difungsikan selayaknya senter untuk memberikan pencahayaan tambahan.

Sebelum mendalami fungsi lampu emergency, mari kita kenali dulu cara kerjanya. Menurut dosen Fakultas Teknik Elektro Universitas Indonesia Ir. Amien Rahardjo, MT, lampu emergency seperti senter mengandalkan baterai kering sebagai sumber energinya. Namun, ada juga lampu emergency yang menggunakan baterai basah, hanya saja usianya lebih pendek dan dibanderol dengan harga murah.

Seperti smartphone, lampu emergency membutuhkan pengisian daya melalui charging, sehingga bisa Anda gunakan tanpa perlu mencolokkannya ke saklar listrik. Dengan begitu, Anda bisa menyalakannya saat terjadi pemadaman listrik atau lampu utama mendadak mati.

Fungsi-fungsi utama lampu emergency

Sumber penerangan alternatif hanyalah satu dari sekian fungsi lampu emergency yang bisa Anda manfaatkan. Beberapa produsen lampu rupanya sudah merancang alat penerangan ini dengan konsep lebih modern, sehingga mampu menawarkan fungsi-fungsi berikut:

  • Penerangan di area utama

Lampu emergency bisa Anda tempatkan di area-area yang sering dilewati orang, sebut saja lorong tangga di rumah. Cara memakai lampu darurat ini dapat membantu mereka menemukan pintu keluar, sehingga mereka tak tersesat dan bisa segera menemukan tempat yang lebih terang.

Keberadaan lampu emergency pun sangat membantu dalam situasi-situasi gawat seperti kebakaran. Ketika peristiwa ini terjadi, aliran listrik biasanya dipadamkan untuk mencegah hal-hal buruk yang tak diinginkan. Lampu emergency lantas dinyalakan untuk memandu orang-orang yang terjebak di dalam ruangan keluar lewat jalur evakuasi.

  • Sumber pencahayaan di area lapang

Fungsi lampu emergency berikutnya adalah sebagai sumber pencahayaan di area lapangan dengan tingkat risiko tinggi. Sebut saja kawasan pabrik yang mengharuskan para karyawannya mengoperasikan mesin dan alat berat sesuai prosedur.

Penggunaan jenis lampu tersebut bakal mengurangi penumpukan tegangan di saklar listrik. Hal ini tergolong membahayakan kalau dibiarkan, sebab bisa memicu pemadaman listrik akibat korsleting. Selain itu, karyawan bisa membawanya ke area-area gelap yang tak menggunakan penerangan lewat kabel listrik untuk mengambil barang atau mengoperasikan mesin.

  • Penerangan di tengah alam liar

Anda suka berkemah? Fungsi lampu emergency akan sangat terasa saat Anda bertualang di alam liar. Oleh karena itu, lampu darurat seperti senter menjadi salah satu perlengkapan penting yang dibawa para pekemah sebagai jenis sumber pencahayaan alternatif yang praktis.

Di sisi lain, Anda harus hati-hati saat menggunakan lampu emergency di pegunungan atau hutan. Beberapa hewan liar yang menjadikan alam sebagai tempat tinggal mereka kurang nyaman saat terkena silau dari lampu dan menganggapnya sebagai serangan. Pastikan Anda mempelajari panduan memakai lampu emergency selama berada di alam liar.

Dengan mengetahui fungsi lampu emergency, Anda diharapkan bisa memaksimalkan pemakaian alat tersebut sesuai keperluan. Jadi, Anda bisa melanjutkan pekerjaan atau aktivitas lain saat lampu utama bermasalah atau pemadaman listrik berlangsung.

Menu