Perkembangan teknologi yang mulai canggih, banyak aspek kehidupan yang mulai berubah, salah satunya adalah sumber penerangan atau yang sering kita kenal dengan lampu. Lampu penerangan yang sering kita gunakan, dulunya hanya berbentuk bohlam kini sudah berubah menjadi lampu dengan teknologi LED.

Lampu LED ini merupakan lampu yang kini paling laris dibeli dan digunakan oleh masyarakat kita. Namun sayangnya, lampu LED ini tidak akan menyala jika terjadi konsleting atau pemadaman listrik di daerah kita. Oleh karenanya kini banyak orang-orang yang mengembangkan lampu LED menjadi lampu emergency LED.

Lampu emergency LED ini dapat menyala di saat listrik padam, sehingga sangat berguna saat malam hari. Perbedaan lampu LED biasa dengan Lampu emergency LED adalah adanya sebuah baterai yang dapat diisi dengan daya. Saat terjadinya pemadaman listrik maka daya yang ada di dalam baterai lampu emergency akan mengambil alih. Oleh karenanya, saat terjadi pemadaman listrik, lampu emergency ini tetap dapat menyala loh.

Awalnya lampu emergency dibuat menggunakan model lampu CFL. Namun sayangnya penggunaan model lampu emergency CFL ini harus menggunakan  baterai dengan ukuran yang cukup besar agar nantinya dapat memenuhi kebutuhan daya yang dibutuhkan. Oleh karenanya kini dibuatlah lampu emergency dengan menggunakan LED.

Penggunaan LED untuk lampu emergency dinilai lebih baik dan lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan lampu emergency CFL. Hal ini karena, lampu model LED hanya membutuhkan daya kecil agar dapat menyala dengan terang, sehingga memungkinkan untuk penggunaan bentuk baterai yang lebih kecil jika dibandingkan baterai untuk CFL.

Setelah mengenal mengenai lampu emergency LED, lalu bagaimana sih cara kerja lampu emergency LED ini ? nah untuk kalian yang penasaran, yuk langsung perhatikan saja ya penjelasan dibawah ini.

Cara kerja lampu emergency LED ini dengan memanfaatkan daya baterai yang ada pada rangkaian lampu. Dimana baterai yang ada pada rangkaian akan melakukan proses pengisian daya secara terus menerus hingga lampu dimatikan.

Selanjutnya untuk cara kerja lampu emergency LED ini yaitu dimana daya yang tadi sudah di charge pada baterai maka akan digunakan ketika listrik padam. Sehingga ketika terjadi pemadaman listrik, lampu LED akan tetap menyala.

Nah gimana, sudah jelas bukan penjelasan tentang cara kerja lampu emergency LED. Setelah mengetahui cara kerjanya, ini nih komponen dari lampu emergency LED yang perlu kamu ketahui :

  1. Heat sink
    Komponen Heat sink merupakan komponen pada badan lampu LED yang berbahan alumunium. Heat sink ini digunakan untuk mendinginkan lampu agar tidak terlalu panas.
  2. Driver
    Komponen selanjutnya adalah driver. Driver pada lampu emergency LED adalah sebuah kumpulan komponen yang berguna untuk mengkonversi listrik yang bersumber dari PLN menjadi besar daya yang dibutuhkan dan sesuai untuk membuat LED Chip dalam lampu menyala.
  3. LED chip
    LED chip merupakan mata LED, dimana ia akan menghasilkan sinar cahaya pada saat lampu menyala.
  4. Cover lampu
    Bagian Cover lampu pada lampu emergency LED ini memiliki fungsi memancarkan cahaya ke semua area ruangan saat digunakan.
  5. Baterai penampung daya
    Bagian  ini bertugas untuk memberikan daya ke LED Chip pada saat tidak ada sumber arus listrik yang masuk ke dalam lampu.
  6. Komponen pengubah daya
    Komponen ini dapat mengubah mengubah daya dari AC ke DC. Dimana tugas dari pengubah daya adalah mengubah listrik yang masuk menjadi besar daya yang sesuai untuk dimasukan serta ditampung oleh baterai dalam lampu emergency.
Menu